Ilmu Pengetahuan Alam

IPA SD/SMP/SMA/Umum. www.ilmupengetahuanalam.com

1/12/2016

Pengertian Rantai Makanan dan Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Alam dan Buatan

Rantai Makanan dan Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Alam ( Hutan, Laut, Sungai, Padang Pasir ) dan Buatan ( Sawah, Kebun, Kolam )- Rantai makanan adalah hubungan atau peristiwa makan dan dimakan antarmakhluk hidup di dalam ekosistem atau lingkungannya menurut urutan tertentu. Peran makhluk hidup dalam rantai makanan memiliki peran yang berneda-beda, ada yang berperan sebagai produsen, konsumen tingkat I ( kesatu ), konsumen tingkat II ( kedua ), konsumen tingkat III ( ketiga ), konsumen tingkat IV ( empat ), dan ada juga yang berperan sebagai pengurai.

Pengertian Rantai Makanan dan Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Alam dan Buatan
 Rantai Makanan pada Ekosistem Sawah ( padi dimakan tikus- tikus dimakan ular-ular dimakan elang-dan atau tikus langsung dimakan elang )

Sahabat pembaca, adik-adik kelas 6, para guru, dan orang tua/wali siswa kelas 6, artikel ini merupakan  Rangkuman/Ringkasan Materi Ujian Sekolah ( US ) Mapel IPA SD/MI Kelas 6 Tahun Pelajaran 2015/2016 yang sesuai dengan kisi-kisi US IPA SD tahun 2016 :
  • bab: Makhluk Hidup dan Lingkungannya
  • materi: Hubungan antarmakhluk hidup dalam ekosistem
  • 2.6 ( Indikator 6 ) : Mengidentifikasi rantai makanan pada ekosistem tertentu
  • 2.7 ( Indikator 7 ) : Menentukan organisme yang dapat menduduki bagian pada rantai makanan yang tidak lengkap
  • 2.8 ( Indikator 8 ) : Menentukan peran organisme tertentu dalam suatu rantai makanan yang disajikan dalam gambar
  • 2.9 ( Indikator 9 ) : Memprediksi perubahan yang terjadi pada ekosistem tertentu bila salah satu komponen dalam rantai makanan punah atau berkembang dengan pesat

A. Pengertian Produsen, Konsumen Tingkat 1, Konsumen Tingkat 2, Konsumen Tingkat 2, dan Pengurai

1. Pengertian Produsen
Produsen adalah makluk hidup yang dapat membuat makanananya sendiri.Produsen juga dapat dikatakan sebagai makluk hidup yang mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik.Semua tumbuhan hijau adalah produsen karena proses perubahan zat anorganik menjadi zat organik disebabkan adanya klorofil pada tumbuhan hijau melalui proses fotosintesis.Contoh dari produsen adalah tanaman padi, jagung,  tanaman pisang, ganggang hijau dan tanaman ketela pohon, dll. Produsen merupakan penghasil.Dalam kehidupan di bumi yang berperan sebagai produsen adalah tumbuhan hijau karena tumbuhan hijau dapat membuat makanannya sendiri.

2. Pengertian Konsumen Tingkat 1
Konsumen Tingkat 1 ( satu ) adalah makhluk hidup yang memperoleh makanan atau enegi langsung dari produsen. Contohnya dalam ekosistem sawah, tikus adalah konsumen tingkat 1 karena tikus mendapatkan energi langsung dari makanan yang dimakannya yakni tanaman padi/padi.

3. Pengertian Konsumen Tingkat 2
Konsumen tingkat 2 ( dua ) adalah makhluk hidup yang memperoleh makanan dari atau berupa konsumen tingkat 1. Contohnya ( pada rantai makanan ekosistem sawah ), ular adalah konsumen tingkat dua karena mendapatkan makanan berupa konsumen tingkat 1 ( dalam hal ini tikus ).

4. Pengertian Konsumen Tingkat 3
Konsumen tingkat 3 ( tiga ) adalah makhluk hidup yang memperoleh makanan dari atau berupa konsumen tingkat 2. Contohnya, dalam rantai makanan ekosistem sawah, elang adalah konsumen tingkat 3 karena mendapatkan makanan yang berupa konsumen tingkat 2 yakni ular. Selain menjadi konsumen tingkat 3, elang juga bisa menduduki sebagai konsumen tingkat 2, karena elang bisa juga langsung makan tikus.

5. Pengertian Konsumen Tingkat 4
Konsumen tingkat 4 ( empat ) adalah makhluk hidup yang memperoleh makanan dari atau berupa konsumen tingkat 3. Contohnya, dalam rantai makanan ekosistem laut, ikan besar adalah konsumen tingkat 4. Adapun konsumen tingkat tiganya yaitu ikan sedang, konsumen tingkat duanya yaitu ikan kecil, konsumen tingkat satunya yaitu zooplankton.

6. Pengertian Pengurai
Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan kembali zat-zat yang semula tedapat dalam tubuh hewan dan tumbuhan yang telah mati. Pengurai membantu proses penyuburan tanah. Contohnya bakteri dan jamur.

Pada rantai makanan ekosistem sawah, dimana tanaman padi sebagai produsen dimakan oleh tikus, tikus dimakan oleh ular, kemudian ular dimakan oleh elang. Selanjutnya, setelah elang mati maka diuraikan oleh bakteri pengurai. Rantai makanan juga bisa putus hanya sampai konsumen tingkat 1 atau 2. Baik konsumen tngkat 1, 2, 3 atau 4 dan sterusnya yang mati maka yang menguraikan adalah bakteri. Setelah terurai, maka menjadi zat yang menyuburkan tanah sebagai konsumsi produsen. Produsen akan embali dimakan oleh konsumen tingkat 1 dan seterusnya.

B. Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Alam

1. Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Hutan
  • tumbuhan-rusa-harimau
2. Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Sungai
  • tumbuhan air - ikan - bangau - buaya   
  • lumut - ikan herbivora - ikan karnovora - pengurai
3.  Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Padang Rumput
  • rumput - zebra - singa
  • rumput - kijang - harimau 
4. Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Laut
  • fitoplankton - zooplankton - ikan kecil - ikan sedang - ikan besar 
  • fitoplankton - zooplankton - udang - cumicumi
  • rumput laut - ikan kecil - ikan sedang - hiu
Apa itu fitoplankton dan zooplankton?, fitoplankton adalah sekumpulan tumbuhan hijau yang sangat kecil ukurannya dan melayang-layang dalam air. Sedangkan zooplankton adalah hewan pemakan fitoplankton.

C. Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Buatan

1. Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Sawah
  • padi - tikus - ular - elang
  • padi - tikus - elang
  • padi - burung - ular - elang
  • padi - belalang - katak - ular - elang
  • padi - tomcat - burung - ular
  • padi - tomcat - burung - ular - elang
2. Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Kebun
  • daun - ulat - burung
  • daun pisang -  ulat - ayam - musang
  • bunga -kupukupu - cicak pohon
  • bunga - kupukup-katak-ular
  • tanaman tomat - ulat - ayam - musang -ular
3.  Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Kolam
  • rtumbuhan air - ikan herbivora - ikan karnivora/omnivora

Sahabat pembaca, peristiwa rantai makanan bisa berjalan lancar dan seimbang jika semua komponen tersebut ( produsen, konsumen tingkat 1, dan seterusnya ) tetap ada. Jika salah satu tidak ada maka akan terjadi ketimpangan dalam rantai makanan tersebut, sebagai contoh tikus berkembang biak dengan cepat dan banyak namun ular semakin punah maka terjadilah ketimpangan. Agar rantai makanan bisa terus berjalan maka jumlah produsen harus lebih banyak daripada jumlah konsumen tingkat kesatu, konsumen tingkat satu lebih banyak daripada konsumen tingkat 2. konsumen tingkat 2 lebih banyak daripada konsumen tingkat 3, dan seterusnya.

Demikian tentang Pengertian Rantai Makanan dan Contoh Rantai Makanan pada Ekosistem Alam dan Buatan. Semoga bermanfaat

 
Back To Top